Inilah 3 Alasan Penting Mengapa Bayi Harus Disunat

Inilah 3 Alasan Penting Mengapa Bayi Harus Disunat

Sunat pada bayi berjenis kelamin laki-laki yang baru lahir itu mungkin saja dilakukan, namun Anda tidak boleh melakukannya dengan sembarangan karena sunat yang dilakukan ini membutuhkan prosedur yang lebih kompleks lagi. Oleh karena itulah sebelum Anda mengambil keputusan untuk menyunat si kecil maka alangkah lebih baiknya jika Anda menyimak terlebih dulu beberapa penjelasan dibawah ini agar Anda tidak salah langkah dalam mengambil keputusan.

Penting untuk Anda ketahui bahwa sunat itu sendiri adalah operasi pembuangan kulup atau kulit yang menutupi bagian ujung penis dan sunat ini merupakan praktik yang sering dilakukan karena faktor dari segi agama juga tradisi. Nah selain itu juga dari segi medis sunat ini dianggap memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, namun sunat juga memiliki resiko jika dilakukan pada bayi. Oleh karena itulah sebelum Anda memutuskan untuk sunat bayi maka pastikan Anda sudah memenuhi semua prosedurnya.

3 Alasan Penting Mengapa Bayi Harus Disunat

Sebenarnya bayi baru lahir tidak diharuskan untuk disunat, namun ada 3 alasan yang mengharuskan bayi disunat dan hal ini juga merupakan manfaat baik jika si kecil melakukan sunat yang penting untuk Anda ketahui:

  • Sunat Bisa Membantu untuk Menurunkan Resiko Penyakit Kelamin. Dimana alasan penting pertama mengapa bayi harus disunat yaitu bisa menurunkan resiko penyakit kelamin seperti kanker penis juga terjadinya infeksi saluran kemih.
  • Beberapa Gangguan Medis Pada Penis Bayi Bisa Disembuhkan Dengan Sunat. Dimana sunat ini bisa menyembuhkan masalah penis pada bayi seperti fimosis yang mana penyakit ini mengakibatkan penyumbatan urin dan beresiko membendung aliran darah juga menyebabkan penis bayi menjadi bengkak.
  • Mencegah Terjadinya Infeksi Jamur. Penting untuk Anda ketahui bahwa sunat ini bisa mencegah terjadinya infeksi jamur akibat dari sisa kotoran yang masih menempel pada bagian dalam kulup penis, nah dengan disunat maka penis bayi akan jauh lebih mudah untuk dibersihkan sehingga bayi pun terhindar dari resiko infeksi jamur.

Inilah Resiko Sunat yang Menyertai

Penting untuk Anda ketahui bahwa resiko sunat itu tergolong rendah, dimana tingkat komplikasi yang mungkin terjadi hanyalah sekitar 0,1-35% saja. Yang mana sebagian besar komplikasi hanya melibatkan infeksi, terjadinya pendarahan, juga gagalnya membuang kulit kulup penis bayi yang cukup. Dan biasanya pendarahan juga infeksi yang terjadi ini timbul dari iritasi akibat dari gesekan popok dan amonia dalam urin bayi. Berikut dibawah ini beberapa komplikasi sunat yang lebih serius lagi dan penting untuk Anda ketahui :

  • Terjadinya cedera penis pada bayi, misalnya seperti fistula uretral, nekrosis penis, dan juga amputasi sebagian.
  • Adanya rasa nyeri saat ereksi ketika bayi sudah dewasa dan hal biasanya disebabkan karena terlalu banyak kulit yang dipotong. Namun Anda tidak perlu khawatir karena kondisi ini sangat jarang sekali terjadi.
  • Kemungkinan besar terjadinya masalah pada kulup, misalnya seperti kulup gagal sembuh dengan baik, kulup dipotong terlalu panjang atau terlalu pendek, ataupun kulup masih menempel pada bagian ujung penis sehingga hal ini membutuhkan bedah perbaikan.

Lalu Hal Apa Saja yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Sunat Pada Si Kecil ?

Nah Setelah Anda mengetahui manfaat, alasan, juga resiko dari melakukan sunat pada si kecil maka jika dikemudian hari Anda memutuskan untuk menyunat saja dengan beberapa alasan seperti diatas maka sebelum melakukan sunat tersebut Anda harus memerhatikan beberapa hal dibawah ini agar tidak terjadi resiko apapun pada si kecil :

  • Pastikan sunat pada si kecil harus dilakukan oleh seseorang yang profesional dan tentunya sangat berpengalaman dalam menyunat bayi. Yang mana biasanya sunat ini bisa Anda lakukan dirumah sakit oleh dokter bedah ataupun dokter anak.
  • Sunat ini dianjurkan untuk dilakukan pada minggu-minggu pertama setelah bayi lahir, biasanya antara hari pertama hingga hari kesepuluh.
  • Nah untuk mengurangi rasa nyeri setelah si kecil disunat maka tanyakanlah pada pihak rumah sakit agar pihak rumah sakit bisa memberikan Anda resep atau cara tepat untuk merawat si kecil setelah disunat.
  • Penting Anda ingat bahwa tidak ada yang salah ataupun benar ketika mengambil keputusan untuk menyunat bayi laki-laki, hanya saja pertimbangkan dengan amat sangat matang mengenai manfaat juga resiko sunat pada si kecil atau jika perlu Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar nantinya keputusan yang Anda ambil tidak salah.

Beberapa hal diataslah yang harus Anda perhatikan ketika akan melakukan sunat pada si kecil, semoga beberapa penjelasan diatas bermanfaat bagi Anda terutama bagi si kecil.

Tinggalkan Balasan