Berapa Lama Tali Pusar Bayi Akan Lepas atau Puput ?

Berapa Lama Tali Pusar Bayi Lepas atau Puput ?

Saat dalam kandungan tali pusar memang sangat dibutuhkan oleh janin karna fungsinya yang sangat luar biasa yaitu mengantarkan oksigen dan nutrisi dari plasenta ke janin dimana hal ini bertujuan agar janin dapat berkembang dengan baik karna adanya oksigen dan nutrisi. Namun setelah bayi lahir ke dunia maka ia sudah tidak lagi membutuhkan tali pusar karna setelah lahir ke dunia ia kini akan mendapatkan oksigen dan nutrisi secara langsung dari udara dan dari ASI anda.

Biasanya setelah bayi lahir kedunia maka dokter atau bidan akan memotong tali pusar yang menghubungkannya dengan ibu dan biasanya dokter akan menyisakan tali pusar ditubuh bayi sepanjang 2-3 cm yang harus anda rawat dan anda jaga karna tali pusar tersebut pun akan mengering dan terlepas dari tubuh bayi anda.

Dan mungkin anda akan bertanya-tanya tali pusar bayi lepas berapa lama? ini memang umum ditanyakan oleh setiap orangtua yang baru saja memiliki bayi. Pada umumnya tali pusar bayi akan puput dengan kurun waktu antara 1-2 minggu namun tak jarang ada bayi yang tali pusarnya puput kurang dari waktu 1 minggu. Perlu anda ketahui bahwa tali pusar bayi akan mengering pada hari ke 6 hingga hari ke 8 dimana pada hari ke 6 tali pusar bayi telah mengalami nekrosis menjadi kering dan pusar bayi akan lepas dengan sendirinya.

Bayi yang tali pusarnya puput dalam waktu yang cepat itu menandakan bahwa ia mendapatkan perawatan yang tepat, namun bukan berarti bayi yang tali pusarnya puput lebih lama itu tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Nah maka dari itu anda harus mengetahui bagaimana cara merawat pusar bayi dengan benar agar pusar bayi cepat kering dan puput dalam waktu yang cepat juga tali pusar bayi terhindar dari infeksi yang disebabkan karna kelalaian anda saat merawat pusar bayi. Anda juga perlu mengetahui tanda-tanda bahwa bayi mengalami infeksi pada bagian tali pusarnya agar bayi anda sesegera mungkin mendapatkan penanganan dari dokter.

Berikut ini adalah beberapa cara merawat tali pusar bayi yang benar agar cepat kering dan puput yang harus anda ketahui :

  1. Anda harus membersihkan tali pusar bayi setiap hari dengan menggunakan kain yang lembut atau cutton buds yang steril juga air hangat.
  2. Anda juga harus menjaga kebersihan tali pusar bayi anda dan rutin mengganti kain kasa pada bayi.
  3. Sebelum membersihkan tali pusar bayi, anda harus memastikan bahwa tangan anda benar-benar bersih. Hal ini bertujuan agar tali pusar bayi anda tidak terkena kuman yang menempel pada tangan anda.
  4. Pada saat memandikan bayi, anda jangan biarkan tali pusar bayi anda terkena air karna hal ini akan memperlambat proses pengeringan tali pusar pada bayi juga bisa saja tali pusar bayi anda akan menjadi infeksi.
  5. Jika tali pusar bayi anda terkena air, maka anda harus langsung mengeringkannya menggunakan kain kasa atau pun cutton buds yang steril.
  6. Jangan gunakan popok pada bayi anda hingga menutupi bagian pusarnya, gunakan saja popok pada bayi anda sampai bawah pusar.
  7. Jangan gunakan baju yang ketat pada saat tali pusar bayi belum puput, gunakan saja baju yang sedikit longgar agar tidak mengganggu tali pusar bayi anda.
  8. Biarkan tali pusar bayi terbuka karna hal ini akan membuat udara lebih cepat masuk dan mempercepat proses pengeringan pada tali pusar bayi sehingga dengan cepat tali pusar bayi akan lepas dengan sendirinya.
  9. Dan yang terakhir jangan memaksa tali pusar bayi agar cepat lepas, dengan cara anda menariknya karna hal ini dapat membuat bayi anda merasakan kesakitan. Biarkan saja tali pusar bayi anda lepas dengan sendirinya.

Mudah bukan cara untuk merawat pusar bayi. Nah setelah mengetahui cara merawat pusar bayi yang benar anda juga perlu mengetahui tanda-tanda bahwa bayi anda mengalami infeksi tali pusar agar dapat sesegera mungkin mendapatkan penanganan dari dokter. Dibawah ini ada beberapa tanda-tanda bayi mengalami infeksi yang harus anda ketahui :

  1. Bayi anda mengalami demam
  2. Bayi anda terlihat lemah, lesu, juga menangis terus menerus dan suaranya seperti merintih
  3. Tidak mau meminum ASI
  4. Tali pusar bayi mengeluarkan bau yang tidak sedap
  5. Warna tali pusarnya berwarna kemerahan
  6. Juga tali pusar bayi menjadi bengkak

Begitulah tanda-tanda bayi yang mengalami infeksi pada tali pusarnya. Jadi sangat penting sekali bagi anda mengetahui cara merawat tali pusar bayi yang benar, agar bayi anda terhindar dari infeksi pada tali pusarnya.

6 tanggapan pada “Berapa Lama Tali Pusar Bayi Akan Lepas atau Puput ?”

  1. anak saya lahir 21 juni 2018.tapi tali pusarnya lepas pada tanggal 28 juni,apakah normal.
    memang belum ada tanda tanda pada bayi tersebut setelah terlepas sendiri tali pusarnya..terima kasih

Tinggalkan Balasan