Apakah Boleh Membiarkan Bayi Menangis Sampai Tertidur ?

Apakah Boleh Membiarkan Bayi Menangis Sampai Tertidur ?

Mendapati atau melihat bayi menangis adalah suatu hal yang biasa, terutama jika ia menangis saat tertidur malam dan hal ini tentunya mengharuskan Anda untuk segera mengatasinya. Tak jarang juga ketika ia sedang tertidur nyenyak lalu secara tiba-tiba saja terbangun juga menangis dan sang ibu sedang mengerjakan suatu pekerjaan sehingga tak jarang ada orangtua yang membiarkan bayinya menangis sebentar karena ia beranggapan bahwa si kecil akan tertidur lagi.

Penting untuk Anda ketahui sebenarnya teori atau anggapan tersebut tak sepenuhnya salah, namun yang harus Anda ketahui bahwa jangan terlalu lama membiarkan bayi menangis terus dan Anda pun asyik dengan pekerjaan yang sedang dikerjakan karena hal ini berdampak negatif terhadap bayi. Jadi pada intinya membiarkan si kecil menangis sebentar tak masalah asalkan jangan terlalu lama membiarkannya menangis.

Bayi yang berusia kurang dari 6 bulan tinggi sekali akan resiko Breath Holding Spell atau bayi sering menangis kejer yang bisa membuat nafasnya jadi tertahan, wajahnya jadi membiru, dan ia sampai mengalami kejang. Seperti yang telah kita ketahui bahwa menangis adalah salah satu bentuk komunikasi bayi yang bisa menandakan bahwa ia sedang merasa lapar, haus, popoknya basah, merasa kesepian atau kondisi lain sebagainya.

Nah oleh karena itulah Anda harus mengetahui arti dari tangisan bayi dan pahami kondisi bayi ketika bayi sedang menangis. Dimana biasanya jika ia menangis karena merasa tidak nyaman akibat sesuatu dan Anda menenangkannya dengan cara menggendong atau memberinya ASI maka cara ini dijamin tidak berhasil karena yang si kecil rasakan bukanlah ingin digendong atau lapar melainkan ada sesuatu hal yang membuatnya jadi merasa tidak nyaman.

Dan cara penanganan yang kurang tepat tersebut pada akhirnya akan membuat si kecil malah semakin kencang menangis juga menjadi serba salah. Nah menurut para ahli bayi yang dibiarkan menangis terlalu lama akan membuatnya mengalami stres dan hal ini menyebabkan tubuhnya menghasilkan lebih banyak hormon kortisol yang mana lama kelamaan hormon tersebut bisa membahayakan otak bayi yang sedang dalam masa perkembangan.

Dimana hal ini tentunya akan menyebabkan bayi mengalami kerusakan pada otak bahkan yang lebih parahnya hal ini bisa mengurangi kapasitas belajar anak kelas sehingga ia pasti akan menemukan banyak kesulitan dalam proses belajarnya dan tentunya prestasinya pun tidak baik. Namun hal ini juga bukan berarti jika si kecil menangis maka Anda harus segera menggendongnya, Anda memang harus responsif dalam meredakan tangisan si kecil juga segera mencari tahu apa penyebabnya.

Namun Anda juga harus tahu bahwa terkadang hanya dengan menepuk-nepuk lembut pantat bayi dan menyanyikan sebuah lagu andalan atau kesukaannya sudah bisa membuatnya tidur terlelap kembali.

Lalu Apakah Boleh Membiarkan Bayi Terus Menangis Sampai Tertidur ?

Penting untuk Anda ketahui bahwa dokter menjelaskan bahwa membiarkan si kecil menangis selama beberapa menit tidak masalah karena hal ini justru bisa melatih ia untuk bisa tertidur kembali dengan sendirinya, terutama pada bayi yang berusia 6 bulan ke atas. Namun dengan catatan ketika sebelum bayi tertidur ia sudah mendapatkan makan dan minum yang cukup serta kondisi popoknya tidak basah.

Disamping itu juga dokter menjelaskan bahwa dokter tidak mendukung jika orangtua meninggalkan bayinya dalam keadaan menangis dengan waktu yang lama, dokter juga menjelaskan dengan membiarkan bayi menangis dalam waktu beberapa menit sebelum menenangkannya ternyata memiliki efek positif bagi keluarga. Namun bukan berarti Anda harus membiarkan ia menangis dalam waktu lama hingga ia tertidur kembali karena seperti yang telah dijelaskan hal ini bisa menyebabkan dampak yang negatif.

Inilah 5 Alasan Mengapa Anda Tidak Boleh Membiarkan Si Kecil Menangis Hingga Kelelahan dan Menangis Dengan Sendirinya

Berikut dibawah ini ada 5 alasan penting mengapa Anda tidak boleh membiarkan si kecil menangis dalam waktu lama hingga ia tertidur :

  1. Dengan mengacuhkan tangisan si kecil maka hal ini akan membuatnya mengira bahwa emosinya bukanlah suatu hal yang penting bagi orangtuanya dan anggapan ini akan berbahaya jika terus terbawa hingga si kecil menginjak remaja karena kemungkinan besar si kecil akan menjadi sosok remaja yang tertutup.
  2. Dengan Anda mengacuhkan tangisannya maka hal ini akan membuatnya merasa tidak diperhatikan sehingga ketika ia menangis maka segera tanggapilah dengan baik agar ia tahu bahwa Anda memperhatikan dan menyayanginya.
  3. Dengan Anda mengacuhkan tangisannya maka secara tidak sadar Anda sudah menunjukkan tanda pada si kecil bahwa Anda tidak menyukai jika ia bersedih dan hal ini bisa membuat bayi mengingatnya hingga dewasa sehingga nantinya ia akan belajar untuk menekan rasa sedihnya dengan melakukan berbagai hal.
  4. Ketika si kecil ingin menyusu dan Anda mengacuhkannya karena belum selesai memasak maka hal ini akan membuat bayi tumbuh dengan anggapan bahwa dunia itu kejam dan tidak ada orang yang pedulinya dengannya sehingga kenapa ia harus peduli dengan orang yang disekitarnya.
  5. Bayi yang dibiarkan menangis dalam waktu berjam-jam tanpa adanya upaya untuk menenangkan maka akan memiliki kadar kortisol yang cukup tinggi dan hormon pertumbuhannya akan menjadi lebih rendah sehingga hal ini akan menghambat pembentukan jaringan saraf juga menekan kinerja sistem ketahanan tubuh bayi.

Nah itulah 5 alasan mengapa Anda tidak boleh membiarkan si kecil menangis hingga ia merasa kelelahan dan tertidur dengan sendirinya. Semoga beberapa penjelasan diatas bermanfaat bagi Anda terutama bagi si kecil.

Tinggalkan Balasan